Siswa Diniyah Athfal Ponpes Shidiqiin Wara`

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Niat dari Pendiri dan Pengasuh adalah Jihad

Melalui PP Shidiqiin Wara`Pendiri dan Pengasuh PPSW berniat Jihad di Jalan Allah meninggikan Kalimat Allah.

Halangan dan Tantanga Dakwah PP Shidiqiin Wara` 3

Setiap Halangan dan Tantangan dilalui dengan Sabar sehingga PPSW berjalan puluhan tahun.

Kyai Muhammad Syechan Pendiri PP Shidiqiin Wara`

Tenaga.Pikiran dan Harta untuk Dakwah di Lingungan Purwojati Melalui PP Shidiqiin Wara`.

Pager Bangsa-Pengajian Gerakan Kebangsaan 5

Pager Bangsa diadakan pertama kali untuk anggota Pemuda Pakarti Purwojati dalam ikut membangun NKRI.

Tampilkan postingan dengan label Madin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madin. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Maret 2016

Santri Kembali Belajar ke PPSW Karena Keunggulan Mutunya

PP.Shidiqiin Wara` (PPSW) Purwojati. Santri Kembali Belajar ke PPSW Karena Keunggulan Mutunya

Banyaknya minat santri yang telah dipengaruhi agar tidak belajar di PP Shidiqiin Wara` Purwojati lalu mereka meninggalkan Ponpes karena pengaruh tersebut kembali belajar ke ponpes. Setelah orang tua mengetahui akibat mengikuti pengaruh tersebut anak-anak mereka maupun keluarga mereka banyak yang berubah baik maslah moral maupun kecerdasan

Pengurus Ponpes Shidiqiin Wara` menerima santri kembali belajar di ponpes dengan senang . Pengurus ponpes akan terus meningkatkan kemampuan dan akhlak para santri sesuai program Kurikulum Shidiik. Kurikulum Shidik adalah kurikulum universal yang dibutuhkan dimasa depan di dunia maupun masadepan diakhirat.

Kurikulum Shidik merupakan penyempurnaan kurikulum yang dipakai oleh Kyai Muhammad Syechan dalam menyelenggarakan pendidikan diniyah semasa beliau hidup. Kurikulum ini terbukti lebih unggul dari kurikulum KTSP, maupun kurikulum 2013 (Kurikulum Nasional)

Rabu, 16 Maret 2016

Diniyah Formal Jenis baru dalam Pendidikan Naisonal

PP. Shidiqiin Wara` Purwojati. Diniyah Formal Jenis baru dalam Pendidikan Naisonal

Pendidikan Diniyah Formal merupakan pendidikan jenis keagamaan yang baru diluar yang telah ada. Pendidikan ini dibawah Pendidikan Agama Islam kalau madrasah dibawah Pendidikan Madrasah. Sehingga Pendidikan Agama Islam akan mengurusi pendidikan yang dilakukan oleh Guru-guru agama di SD dan Pendididkan diniyah formal.

Pendidikan diniyah formal didasarka pada PP. nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan. Peraturan ini sudah ada petunjuk pelaksananya melalui Peraturan Menteri Agama RI. Namun demikian pelaksanaannya masih dihambat dengan berbagai alasan.

Pendidikan formal di PP. Shidiqiin Wara` yang sudah berjalan dan didaftar seja tahun 2008 atau sejak tahun pertama diundangkan maka PP Shidiqiin Wara` ini sudah melaksanakan kegiatan pendidikan diniyah formal tetapi perhatian pemerintah khususnya kementerian agama belum maksimal.

Sangat disayangkan PP lahir untuk mengakomodasi dari kekinginan  rakyat yang tidak puas dengan sistem pendidikan sebelumnya malah masih kesulitan untuk merasakan hasil pendidikan yang lebih menekankan kebutuhan pada akhlak keagamaan dan kompetensi ketrampilan belum bisa dilaksanakan.

Jumat, 27 Maret 2015

Keterbatasan Sarana Tidak jadi Halangan di DA Shidiqiin Wara` Purwojati

Keterbatasan Sarana Tidak jadi Halangan di DA Shidiqiin Wara` Purwojati


ORTU dampingi anak di DA Shidiqiin Wara` dlm belajar
Guru Ngaji YGNI. Diniyah Athfal Shidiqiin Wara` adalah sekolah diniyah formal yang pertama di Indonesia, sekolah ini didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan. Diniyah Athfal Shidiqiin Wara` Purwojati didirikan dan beroperasi mulai Juli 2008 sehingga telah melakukan kegiatan pembelajaran memasuki ke tujuh di tahun 2015 ini. Lembaga dikelola oleh Pondok Pesantren Vokasi Shidiqiin Wara` Purwojati atau juga biasa disebut Ponpes Al-Rukiyah karena modal tanah dari wakaf almarkhumah Nyai Rukiyah istri Kyai Muhammad Syechan Pendiri Ponpes Shidiqiin Wara`.

Pendidikan dilaksanakan di emper masji Al-Rukiyah yang dahulunya adalah Masjid Wakafiyah Al-Hidayah Karangduren Desa Purwojati Kec. Purwojati Kabupaten Banyumas.
Walau dilaksanakan di emper masjid kami jamin tidak akan kalah dengan sekolah elit di kota. Pengelola selalu melakukan penelitian kemajuan pembelajaran dari tahun ke tahun. Bukti hasil pendidikan di lembaga kami adalah anak dapat membaca huruf latin dengan lancar, berhitung baik penjumlahan dan pengurangan sampai ratusan bahkan ada yang ribuan, dan mampu membaca alquran dengan baik sesuai tajwid.

Banyak orang yang tidak setuju akan pentingnya belajar Calistung di PAUD/TK, namun mereka yang berkata denikian tidak pernah mengadakan penelitian langsung maupun penelitian pustaka. Banyak imam pada masa usia muda sudah bisa baca alquran dan mampu menghafal al-quran dengan baik, mereka semua tidak mengalami gangguan jiwa seperti yang dituduhkan banyak pihak.

Bukti hasil pembelajaran lembaga kami sangat berkualitas, asal pengelola selalu telaten, mengetahui karakter siswa, dan selalu memohon kepada Allah agar diberi pertolongan. Kepala Diniyah Athfal (DA) Shidiqiin Wara` Purwojati yaitu Raras Wuri Miswandaru, SPdI, MPdI. berpendapat siapa saja dapat belajar dengan cepat asal mengetahui teknik dan penyandarannya selalu kepada Allah, lembaga pendidikan kami telah membuktikannya. Lebih lanjut dikatannya bahwa metode pembelajaran menggunakan METODE SHIDIK

Walau sarana pendidikan sangat terbatas tetapi hasilnya sangat memuaskan dari pendapat para orang tua bahkan guru kelas 1 di SD terdekat yang menerima hasil lulusan pendidikan lembaga kami. Namun demikian kami sangat mengharapkan bantuan berbagai pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat untuk peduli dalam keberlangsungan lembaga pendidikan kami. Sehingga lembaga pendidikan bisa lebih layak untuk kegiatan pembelajaran. Keterbatansan Sarana dan Prasarana Pendidikan bukan jadi penghalang bagi pendidikan yang bermutu.

Silahkan hubungi kami bagi siapa saja yang peduli dengan pendidikan kami, jazakallah khoiru jazza atas kebaikan anda sekalian.

Pondok Pesantren Shidiqiin Wara` juga menyelenggarakan pendidikan diniyah formal lainnya seperti:
Diniyah Ula, (DU) Diniyah Wustho (DW), Diniyah Ulya (DUy) Shidiqiin Wara`. disamping itu juga ada PKBM Shidiqiin Wara`, TBM Media Cerdik, BMT Muamalah Diniyah,

Rabu, 25 Maret 2015

Kamis, 09 Oktober 2014

Madin Diniyah Takmiliyah Shidiqiin Wara`

Berdasarkan PP nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan.... bersambung

Sabtu, 09 November 2013

75 orang Guru Madin Takmiliyah Belajar Metodologi Cara Cepat Membaca Kitab Kuning ke Jepara

Bekasi (Pendis) - Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam, akan mengirim 75 orang guru Madrasah Diniyah Takmiliyah dari perwakilan beberapa provinsi se-Indonesia ke Pondok Pesantren al Falah Jepara Jawa Tengah. Ke-75 orang tersebut akan mondok selama sebulan penuh dalam rangka meningkatkan kompetensinya mengakses sumber ajar kitab kuning (al-kutub alturats).


Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah tersebut akan memperdalam kemampuan membaca kitab-kitab berbahasa Arab yang sering disebut kitab gundul atau kitab kuning dengan menggunakan Metode Amtsilati. Metode ini merupakan metode hasil ciptaan dan kreasi KH. Luqman Hakim, pengasuh pesantren Al-Falah.


Di bawah bimbingan KH. Luqman Hakim ini, selain mereka belajar kitab kuning di pesantren juga mereka mempelajari teknik, strategi dan metode pembelajaran Amtsilati langsung dari penulisnya. Diharapkan mereka dapat menerapkan metode pembelajarannya kelak di Madrasah Diniyahnya masing masing. Sehingga upaya meningkatkan mutu pembelajaran kitab keagamaan di Madin segera dapat dipercepat.


Para guru Madin tersebut di lepas oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok pesantren, Drs. Ace Saefuddin,M.A pada 31/10/2013 dari Bekasi. Tidak lupa Saifuddin berpesan kepada para guru Madin agar benar-benar memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas layanan yang bermutu dalam proses pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah.


Lebih lanjut dikatakan: "Tradisi penguasaan mengakses kitab kuning yang da di pondok pesantren penting dihidupkan di lingkungan Madrasah Diniyah karena Madrasah Diniyah Takmiliyah sejatinya merupakan anak kandung dari pesantren". Program ini sebagai upaya untuk memperkuat tafaqquh fiddin dikalangan guru Madrasah Diniyah.


"Guru Diniyah juga harus merasa tertantang untuk menciptakan kreasi inovasi lain dalam penguasaan kitab kuning yang cocok dan sesuai dengan suasana pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah" demikian harapannya.


Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan oleh Subdit Madrasah Diniyah Takmiliyah ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan penguatan tradisi kitab kuning di lingkungan Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam yang dicanangkan oleh Direktoran Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren.


Sementara itu Kasubdit Diniyah Takmiliyah Dr. Mamat S. Burhanuddin, di sela-sela acara pembekalan tersebut mengatakan bahwa: "para guru akan mendapat tugas untuk membentuk semacam Kelompok Kerja Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (KKG-MDT) selepas mereka mondok di Al-Falah untuk mendesiminasikan keterampilan dan kemampuan baca kitab kuning kepada kolega guru lainya di masing masing daerahnya".


Lebih lanjut disampaikan bahwa program penguatan pembelajaran kitab kuning akan ditingkatkan terus menerus dalam rangka mengembalikan ruh Madrasah Diniyah yang selama ini telah dirasakan manfaatnya dikalangan masyarakat.
(Ruchman Basori/ra)

Senin, 07 November 2011

Riwayat Pondok Pesantren Vokasi Shidiqiin Wara` Purwojati

Pondok Pesantren Vokasi Shidiqiin Wara` Purwojati didirikan mulai tahun 1975, pendirinya adalah Kyai Mohammad Sechan S. dan diberi nama Pesantren Naqsabany Shidiqiin.

dari tahun  ke tahun perkembangan pesantren mengalami pasang surut akibat banyaknya tantangan dan cobaan pada pendiri dan pengurus, sehingga perkembangannya agak terhambat .
Sarana dan Prasarana PP Shidiqiin Wara` Purwojati Banyumas
Pondok Santri PP Shidiqiin Wara`

Mulai tahun 2008 di ambil alih oleh anaknya yaitu : Raras Wuri Miswandaru, SPdI. mulai tampak tanda-tanda ada kemajuan, tetapi sekali lagi, pengurus banyak sekali mendapat halangan dari orang-orang (masyarakat) yang disebabkan iri, hasud dan takut tersaingi mulai melakukan berbagai cara yang berniat menghancurkan.pondok bahkan sampai tahap pada melakukan ilmu santet, fitnah dll yang dilakukan secara berjamaah dan terkodinir rapi.

Namun allah berkehendak lain, walaupun tipu daya / makar orang-orang munafik (hasud) tapi makar allah-lah yang terbaik. Pengurus dengan terus mendekatkan diri kepada allah dan untuk terus mencoba dan berusaha istiqomah menghidupkan sunnah .
Sarana dan Prasarana PP Shidiqiin Wara` Purwojati Banyumas
Sarana dan Prasarana PP Shidiqiin Wara` Purwojati Banyumas


Ternyata Allah menjawab doa yang selalu dipanjatkan kepada allah, syukur mulai hambatan-hambatan mulai bisa dilalui walaupun orang-orang munafik dan dengki itu terus berusaha menjatuhkan pengurus Pesantren dan berniat mematikan Pesantren tapi Allah-lah yang punya kuasa.
Sarana dan Prasarana PP Shidiqiin Wara` Purwojati Banyumas
Sarana dan Prasarana PP Shidiqiin Wara` Purwojati Banyumas

Walaupun mereka berjumlah berlipat-lipat, tapi ukurannya adalah kebenaran dari allah, apakah kita dan akhlaq kita sudah sesuai dengan Islam yang berdasarkan Alquran dan Sunnah ?

Mari kita jawab sendiri-sendiri, pantaskah orang Islam memfitnah dan membenci saudara islam sendiri dengan tidak ada alasan yang Syar`i  ?
https://business.google.com/b/106218965710507205209/dashboard/l/05947299033488874239?hl=id

DUKUNG PENDIRIAN MARKAS YGNI BANYUMAS-PROGRESS REPORT: DANA TERKUMPUL 25,6 JUTA DARI 350 JUTA-SELURUH DANA DARI BP_MAKMUR

Logo Baru YGNI Banyumas

Logo Baru YGNI Banyumas
Perubahan Logo Baru YGNI Banyumas