Siswa Diniyah Athfal Ponpes Shidiqiin Wara`

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Niat dari Pendiri dan Pengasuh adalah Jihad

Melalui PP Shidiqiin Wara`Pendiri dan Pengasuh PPSW berniat Jihad di Jalan Allah meninggikan Kalimat Allah.

Halangan dan Tantanga Dakwah PP Shidiqiin Wara` 3

Setiap Halangan dan Tantangan dilalui dengan Sabar sehingga PPSW berjalan puluhan tahun.

Kyai Muhammad Syechan Pendiri PP Shidiqiin Wara`

Tenaga.Pikiran dan Harta untuk Dakwah di Lingungan Purwojati Melalui PP Shidiqiin Wara`.

Pager Bangsa-Pengajian Gerakan Kebangsaan 5

Pager Bangsa diadakan pertama kali untuk anggota Pemuda Pakarti Purwojati dalam ikut membangun NKRI.

Kamis, 23 April 2015

GURU NGAJI YGNI: Kyai Muhammad Syechan Gurungaji YGNI yang Istiqoma...

GURU NGAJI YGNI: Kyai Muhammad Syechan Gurungaji YGNI yang Istiqoma...: Guru Ngaji YGNI . Kyai Muhammad Syechan Gurungaji YGNI yang Istiqomah Dakwah Kyai Muhammad Syechan lahir didaerah basis merah artinya masy...

Rabu, 22 April 2015

Kyai Muhammad Syechan Pendiri PP Shidiqiin Wara` dan Pembina Pemuda Pakarti

Ponpes Shidiqiin Wara` Purwojati. Kyai Muhammad Syechan Pendiri PP Shidiqiin Wara` dan Pembina Pemuda Pakarti

Mengenang Almarkhum Kyai Muhammad Syechan ketika sedang mengajarkan ilmu hakikat merupakan pengalaman yang tak dapat dilupakan. Pengajaran dengan sistem yang mudah diterima oleh santri, sehingga mudah dipahami. Kyai Muhammad Syechan sangat berperan dalam pendidikan di wilayah Purwojati.

Jasa beliau adalah berdirinya Pondok Pesantren Shidiqiin Wara` serta mau mengarahkan pemuda ke jalan masa depan.Beliau membina Pemuda Pakarti agar menjadi pemuda yang siap dalam menghadapi masa depan harus siap tahan banting, tahan menderita. Karena penderitaan saat muda adalah untuk cambuk memperoleh masa depan yang lebih baik.

Dakwah beliau diterapkan langsung kedalam kehidupan nyata sehingga santri dibekali untuk siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Sebagai santri Kyai Muhammad Syechan maka anggota dan pengurus Pemuda Pakarti dan underbownya seperti SIR5 Band, TBM Media Cerdik, Koperasi Pakarti Maju juga organisasi lainnya seperti FKGNI merupakan organisasi guru ngaji YGNI juga sangat menghormati pperjuangan beliau

Laknat Allah Untuk @NajwaShihab telah bangun opini buruk u @Yusrilihza_Mhd

Ponpes Shidiqiin Wara` Purwojati. Laknat Allah Untuk @NajwaShihab telah bangun opini buruk u @Yusrilihza_Mhd.
Agar Tidak terpengaruh propaganda media sering memojokkan Islam dan tokoh-tokohnya seperti berikut ini ikuti Kajian Pager Bangsa

Selama ini Prof. Ysril Ihza Mahendra (YIM) selalu dibully di media masa, khususnya mereka yang tidak suka terhadap pembela-pembela Islam dan rakyat yang di dzolimi. Bagi orang-orang yang selalu memusuhi Prof. YIM, YIM dianggap orang yang sangat membahayakan perjuangan kepentingan mereka.

Salah satu yang selama ini memusuhi YIM dan partai PBB adalah Najwa Shibab (Nashib) diacaranya yaitu Mata Najwa Metro TV. Nashib sudah mulai membuat opini di televisi karena Golkar telah menang di pengadilan PTUN. Apalagi sekarang PBB sedang muktamar untuk memilih kembali Prof. YIM untuk memimpin PBB kembali. dimana kita tahu bahwa PBB adalah salah satu partai berbasis Islam yang memakai azas Islam. Sehingga bagi mereka prof YIM sangat membahayakan bagi kepentingan Islam.


Wahai umat Islam sadarlah, karena ada gerakan di media yang sedang terus-terusan untuk membuat Islam menjadi momok yang sangat menakutkan terlebih lagi bagi para pejuang-pejuangnya seperti YIM dan lainnya. YIM dan tokoh moderat Islam lainnya dianggap sangat membahayakan karena meurut pendapat kelompok yang memusuhi Islam tersebut. Tokoh-tokoh moderat bisa bergerak leluasa untuk mendakkwahkan Islam dan ketidakadilan di negeri Indonesia.

Kalau seperti Nashib dan kelompok-kelompoknya serta yang mendukungnya dibiarkan terus berkuasa untuk membuat opini menghancurkan Islam dengan menghancurkan para tokoh-tokohIslam moderat maka kita termasuk golongan yang salah.

Sebagai bentuk pembelaan kami,maka berdoa dengan ikhlas:

Ya Allah orang-orang yang selalu memusuhi Islam dengan melakukan berbagai tipu daya salah satunya membuat opini buruk terhadap pembela-pembela Islam dan Penentang ketidakadilan seperti Yusril Ihza Mahendra dan lainnya. Maka hancurkanlah jiwa, raga, harta, martabat dan keluarga mereka beserta kelompok-kelompoknya dari golongan Jin maupun manusia. Ya Allah jangan biarkan mereka berkuasa untuk terus berbuat ketidakadilan dan fitnah diantara kami. Hancurkanlah sehancur-hancurnya karena mereka adalah oran-orang yang sangat dzolim. Washolatu wasalamu `ala  rasulillah, walkhamdulillahi riibbil `alamiin

Pelopor Dakwah Di Purwojati

Daerah Purwojati dahulu termasuk basis merah yaitu banyak beragama Islam tetapi tidak pernah melakukan syariat Islam baik sholat,puasa, zakat dan lainnya. Bahkan saking merahnya sehingga banyak yang terkena paham komunis. Oleh karena itu kalau ada pemilihan pemimpin baik daerah maupun nasional. kalau basis pendudukungnya Islam pasti di daerah Purwojati akan kalah. Karena memang begitu karakter Islamnya walau sudah beragama Islam tetapi memilih Pemimpin yang basis Islamnya kuat tidak bakal mau. Hal ini sudah terbukti berulang-ulang.

Sang Kyai Muhammad Syechan menjadi pelopor dakwah sejak jaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia sampai akhir hayatnya. Beliau sejak awal banya ditentang oleh lingkungan baik secara kedinasan maupun masyarakat namun tetap tegar sampai mengkader anaknya di pesantren yang berlawanan paham dengan dirinya. Ini membuktikan bahwa beliau tidak memikirkan apa itu golongannya tetapi bagaimana anak-anaknya itu bisa berdakwah buat lingkungannya.

Hampir semua pemahaman agama anak-anaknya sama dengan dirinya, dia mendidik anak-anak dan lingkungannya untuk berubah keislamannya menjadi lebih baik. Sewaktu sebelum kemerdekaan daerah Purwojati Banyumas hampir tidak ada yang mau berdakwah keislaman. Tetapi Kyai Muhammad Syechan tetap tegar berdakwah dan berbuat ihsan untuk lingkungannya.

Rabu, 15 April 2015

Buku Purbaning Ngaurip Karya Manuskrip Kyai Muhammad Syechan

Buku Purbaning Ngaurip Karya Manuskrip Kyai Muhammad  Syechan
Buku ini ditulis tangan oleh Kyai Muhammad Syechan, jarang sekali guru ngaji atau kyai yang mau menulis buku. Bahkan diwilayah kami mungkin di satu-satunya kyai yang produktif  menulis apa saja.

Kyai MUhammad Syechan memang sangat rajin menulis baik itu ilmu, seni dan lainnya. karangan tembang jawa cukup banyak khususnya tembang macapat.

Rabu, 08 April 2015

Kyai Muhammad Syechan Mengembangkan Teori Kurikulum Shidik

Ponpes Shidiqiin Wara` Purwojati. Kyai Muhammad Syechan Mengembangkan Teori Kurikulum Shidik
Pengembangan Kurikulum Kyai Muhammad Syechan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan menyesuaikan lingkungan sekitar. Pengembangan Kurikulum dilakukan sederhana namun sangat baik yang dibutuhkan olejh santri. Pengembangan Kurikulum oleh sang Kyai Muhammad Syechan merupakan bukti sang kyai terhadapa pentingnya pendidikan yang berkualitas.

Kurikulum Shidik
Pengertian Kurikulum Shidik ..... bersambung


Pendaftaran Haji di Bank Syariah tetapi Sistem Bank Konvensional

Ponpes Shidiqiin Wara` Pendaftaran haji di Indonesia menjadi hal yang sangat fenomenal dan rumit, kalau kita mendaftar di bulan ini ( April 2015) maka antrian pembereangkatan hajinya mencapai tahun 2030, artinya kita akan bisa melaksanakan haji pada tahun tersebut. Sistem haji Indonesia yang sangat penuh kepentingan menjadikan urusan haji di Indonesia selalu bermasalah.

Pada saat mendaftar haji di perbangkan khususnya di Bank syariah sebagai salah satu persyaratan pengurusan, Calon haji menemukan berbagai masalah lagi. Salah satu permasalahan tersebut adalah bila pendaftaran haji kita melalui dana talangan haji. Kalau kita membayar telat maka akan kena denda (bunga) yang tidak sedikit. Apakah hal ini diperbolehkan oleh syariah Islam. lalu atura syariah apa yang dipakai sehingga perbankan bernai mengenakan denda (bunga) yang tinggi tersebut?

Haji Indonesia penuh masalah, belum lagi kalau masalah jual beli kursi haji yang sangat merugikan masyarakat yang benar-benar ingin berhaji. Apakah negeri yang berpenduduk mayoritas Islam sudah bermoral kafir?

Selasa, 07 April 2015

Pemerintah Rekrut 73.000 Tenaga Pendamping Desa

Pemerintah akan merekrut sedikitnya 73.000 orang sebagai pedamping masyarakat desa.
Mereka akan mendampingi masyarakat dan aparatur desa di setiap desa yang akan mendapatkan alokasi dana lebih dari Rp 1 miliar per tahun.
Jumlah desa seluruhnya ada 73.000 desa, sehingga nanti akan direkrut pendamping minimal 73.000 orang.
Demikian terungkap dalam semiloka nasional bertemakan “Revitalisasi Desa Menuju Desa Kuat dan Mandiri” yang dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, kemarin.

Menteri Dorong Santri Jadi Tenaga Pendamping Desa-TPPD

JOMBANG - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar menilai, forum Bahtsul Masail sangat strategis bagi para kiai dan ulama.
Karena selain forum keagamaan, kegiatan Bahtsul Masail juga dapat dimanfaatkan menjadi tempat merumuskan berbagai usulan dan dukungan kepada pemerintah yang berdampak bagi kesejahteraan rakyat.
"Seperti pada Bahtsul Masail Munas Alim Ulama 2012 di Kempek Cirebon, Jawa Barat lalu, berinovasi dengan membagi pembahasan dalam tiga forum. Yaitu Bahtsul Masail Diniyah Qonuniyah, Bahtsul Masail Diniyah Waqi’iyah dan Bahtsul Masail Diniyah Maudlu’iyah," ujar Marwan pada pembukaan Bahtsul Masail Syuriyah PWNU Jawa Timur, di Pondok pesantren Mambaul Ulum, Denanyat, Jombang, Sabtu (4/4).
Dukungan dari kalangan ulama, menurut Marwan, juga dapat  dilakukan dengan mengajak masyarakat berpartisipasi mendukung program pemerintah melalui forum istighotsah, tahlilan dan sebagainya.
"Ulama dan kiai penting memberi landasan keagamaan pada masyarakat agar mempunyai niat ibadah dalam membantu program pemerintah," ujarnya.
Sebagai menteri yang mengurusi desa, Marwan Jafar juga melihat pondok pesantren di bawah kepemimpinan para kiai dan ulama bisa menyiapkan beberapa kader NU untuk menjadi pendamping desa.
Pendamping desa ini merupakan semacam tenaga ahli yang mendampingi aparatur desa mengelola dana desa yang digelontorkan dari APBN.
"Pesantren juga bisa diberdayakan dengan melakukan kegiatan pelatihan bagi santri dan warga desa lainnya, di bidang pengelolaan dan pengembangan usaha produktif berbasis pertanian dan ekonomi kreatif perdesaan," ujarnya.(gir/jpnn)
sumberhttp://www.jpnn.com/read/2015/04/04/296083/Menteri-Dorong-Para-Santri-jadi-Tenaga-Pendamping-Desa

Lowongan Tenaga Pendamping Pembangunan Desa-TPPD

Lowongan Tenaga Pendamping Pembangunan Desa-TPPD
Pembukaan lowongan Tenaga Pendamping Pembangunan Desa-TPPD sudah siap diadakan pada bulan Mei 2015. Tenaga TPPD dipersiapkan untuk mengawal uang dana desa 1 miliar per desa per tahun. Tenaga TPPD bukan hanya untuk mengawal dana tersebut tetapi juga untuk mengawal dan mendampingi seluruh penggunaan dana yang dilakukan oleh Pemerintah Desa.

Pembukaan lowongan tenaga pendamping pembangunan desa-TPPD akan diadakan secara bertahap dimulai bulai Mei 2015. Pendaftaran dapat dilakukan  melalui kecamatan masing-masing atau langsung ke Kabupaten untuk ditempatkan ditingkat kecamatan dan kabupaten. Syarat pendaftar adalah mereka yang berijazah S1 dan memiliki sertifikat TPPD. bagi yang belum memiliki juga boleh mendaftar dengan syarat apabila sudah diterima wajib mengikuti diklat TPPD dalam jangka 2 tahun harus sudah meiliki sertifikat tersebut

Rabu, 01 April 2015

Pengertian dan Tujuan Dakwah Kampus

Dakwah Kampus merupakan salah satu bagian dari dakwah secara umum. Dakwah kampus mengkhususnya dirinya untuk bergerak dalam sebuah miniatur masyarakat kecil yang bernama masyarakat kampus. Oleh karena itu dalam menjalankan roda dakwahnya, Dakwah Kampus memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan dakwah di wilayah lain. Dengan kata lain, pola Dakwah Kampus tentu akan berbeda dengan pola di Dakwah Remaja Masjid, atau pada Dakwah di Perkantoran, dan sebagainya. Oleh karena itu, sebelum kita lebih jauh membicarakan mengenai bagaimana rincian pola dan strategi dakwah kampus, maka perlu kita pahami dahulu apa definisi dasar dari Dakwah Kampus.

Definisi Dakwah Kampus
Dakwah Kampus adalah dakwah ammah harokatudz dzahiroh dalam lingkup perguruan tinggi. Dakwah yang sifatnya terbuka, berorientasi kepada rekrutmen dakwah di kalangan civitas akademika secara umum, dan aktivitasnya dapat dirasakan oleh civitas akademika. Civitas akademika yang dimaksud di sini adalah para mahasiswa dan dosen perguruan tinggi. Civitas akademika merupakan bagian dari masyarakat kampus yang hidup dengan peraturan, ada peraturan kampus (rektorat), peraturan ormawa, dan sebagainya. Sehingga untuk dapat mengejewantahkan dakwah ammah harokatudz dzahirah tersebut, maka prinsip 'legal', 'formal', dan 'wajar' dalam kacamata civitas akademika, menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh Dakwah Kampus. Salah satu derivasi dari hal ini, maka biasanya sebuah lembaga dakwah kampus perlu membuat AD/ART sebagai bagian dari bentuk legalisasi organisasi dakwah kampus di sebuah perguruan tinggi.

Untuk menjalankan roda Dakwah Kampus, maka dibutuhkan personil-personil, yaitu Aktivis Dakwah Kampus (ADK). ADK adalah kader dakwah dan tarbiyah yang memiliki peran dalam Dakwah Kampus. Peran yang dilakukan bisa berupa sebagai pengurus lembaga dakwah kampus, murobbi kampus, dan sebagainya. Peran ADK ini bisa dijalankan oleh kader dakwah yang bertitel mahasiswa, atau dosen, atau kader dakwah lainnya yang bersinggungan dengan Dakwah Kampus. Mereka harus dapat bergerak bersama-sama dalam koridor strategi dakwah kampus yang bersangkutan.

Sebagaimana telah diungkapkan di atas, dalam pergerakannya dakwah kampus memiliki medan tersendiri. Medan pergerakan dakwah kampus adalah area di mana dakwah kampus mengaktualisasikan diri. Medan Dakwah Kampus yaitu lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap dakwah kampus, meliputi manusia-manusianya (para civitas akademika, pejabat dan pegawai kampus, alumni), sarana-sarananya (lembaga kemahasiswaan, institusi perguruan tinggi, institusi pemerintah terkait, institusi kerjasama antar perguruan tinggi), dan aturan main yang berlaku (peraturan perundangan terkait, kurikulum dan sistem administrasi perguruan tingggi), serta sarana dan prasarana kampus.

Dan yang terakhir dalam kajian ini adalah tujuan Dakwah Kampus, terakhir dan sangat penting. Karena tujuan dakwah kampus harus selalu menjadi satu hal yang terus diingat oleh para ADK, agar mereka tahu ke mana arah dakwah kampus berjalan.

Tujuan Dakwah Kampus
Tujuan utama dari Dakwah kampus adalah adanya suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam, dan optimalisasi peran kampus dalam upaya mentransformasi masyarakat menuju masyarakat Islami. Derivasi dari hal ini maka peran tarbiyah kampus yang berkesinambungan - untuk menghasilkan alumni-alumni yang berafiliasi kepada Islam - menjadi sangat penting. Derivasi lainnya, lembaga dakwah kampus perlu secara bertahap menjadi lembaga dakwah kampus yang matang, agar dapat memainkan perannya di perguruan tinggi yang bersangkutan untuk dapat mengusung perubahan. Mengenai tahapan dakwah kampus ini perlu kajian tersendiri.

Sasaran Dakwah Kampus

Untuk mencapai tujuan di atas, ada beberapa sasaran antara yang harus dicapai terlebih dahulu. Sasaran tersebut antara lain:

1. Terbentuknya bi’ah (lingkungan) yang kondusif bagi kehidupan Islami di kampus, baik dalam sisi moral, intelektual, maupun tanggungjawab sosial. Kita tahu bahwa kampus adalah lingkungan yang heterogen. Ketika berinteraksi di dalamnya, maka butuh kekuatan untuk menjaga idealisme dengan tetap memperhatikan realitas. Hal ini berarti dakwah kampus memerlukan sebuah lingkungan kecil yang senantiasa dapat terus men-charge ruhiyah para ADK di tengah-tengah aktivitasnya di kampus. Sarana untuk itu adalah tarbiyah yang berkesinambungan untuk para ADK dan yang didakwahkannya.

2. Terbentuknya opini ketinggian Islam di kalangan kampus. Oleh karena itu syiar dalam mengkampanyekan kemuliaan Islam harus terus dilakukan secara rutin. Sarana-sarana syiar untuk ini cukup banyak, misalnya majalah, perpustakaan, peringatan hari besar Islam, tabligh akbar, dan sebagainya. Barangkali bisa kita diskusikan mengenai hal ini dalam kajian tersendiri.

3. Terbentuknya kesinambungan barisan pendukung dakwah. Untuk itu, tarbiyah yang berkesinambungan di setiap angkatan mahasiswa harus dipastikan berjalan. Ini membutuhkan sebuah lajnah yang dapat mengawasi itu dalam jangka panjang.

4. Terbentuknya hubungan timbal balik yang sinergis antara dakwah ammah dengan pengkaderan. Artinya, semua rekrutmen-rekrutmen dakwah diupayakan dapat dilanjutkan dengan proses dakwah secara khusus terhadap orang-orang yang direkrut tersebut.
Demikian kajian singkat mengenai definisi dasar dan tujuan dakwah kampus. Semoga dapat menjaga orisinalitas dakwah kampus di tengah-tengah proses perubahan yang semakin cepat.

DUKUNG PENDIRIAN MARKAS YGNI BANYUMAS-PROGRESS REPORT: DANA TERKUMPUL 25,6 JUTA DARI 350 JUTA-SELURUH DANA DARI BP_MAKMUR

Logo Baru YGNI Banyumas

Logo Baru YGNI Banyumas
Perubahan Logo Baru YGNI Banyumas